Tanaman yang Membantu Redakan Panas

Tumbuhan

Tanaman hias yang ditanam di halaman rumah mampu menunjang penghuni di dalam menghadapi cuaca panas ekstrem.

Hal tersebut disampaikan Dosen Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) Mega Atria.

Dia menuturkan, tumbuhan adalah komponen utama penyerap karbon dan berperan sebagai penyedia jasa lingkungan yang berguna sebagai penghasil udara segar, peneduh, penyerap debu dan polutan, serta penyubur tanah.

“Hingga pengikat air tanah, agar eksistensinya sangat perlu untuk kehidupan manusia,” kata Mega di kampus UI Depok, sebagaimana dilansir Antara.

Mega menyampaikan, tumbuhan adalah keliru satu organisme penyedia jasa ekosistem bagi manusia dan lingkungan.

Baca juga:

Warganet Pertanyakan Fenomena Hujan Lebat Usai Cuaca Panas Ekstrem, Ini Penjelasan BMKG

Apa Penyebab El Nino? Ini Asal Mula Fenomena Panas Itu

Menurutnya, beberapa tanaman hias berdaun yang cocok ditanam untuk hadapi suhu panas antara lain palem hias, nanas bromeliad, sirih gading, dan lidah buaya.

Selain menunjang hadapi panas, tanaman-tanaman tersebut juga berguna untuk menyerap debu.

Karena bermacam faedah tersebut, Mega pun mengimbau penduduk menanam pohon hias di halaman rumah.

Dia menambahkan, bila tidak mau sangat repot menyirami, ada sejumlah tanaman yang mampu dijadikan pilihan.

Jenis-jenis tamanan yang tidak memerlukan banyak air dan menyukai cahaya contohnya adalah group kaktus, bougenvile, dan kamboja.

Jenis non-tanaman hias yang juga mampu menjadi alternatif lain adalah bambu dan type pohon peneduh dengan kanopi lebar dan mampu mengurangi dampak suhu tinggi.

Mega berharap, penduduk mampu menyiapkan lahan untuk ditanami tumbuhan di hunian masing-masing.

Kegiatan penanaman, lanjutnya, mampu di mulai dengan menanam aneka sayur dan buah untuk dikonsumsi sendiri.

Dengan menerapkan rencana yang bernama grow your own food tersebut, penduduk dikehendaki mampu mencukupi keperluan pangan sehari-hari.

Jika mempunyai lahan yang lumayan luas, penduduk juga mampu menanam pohon buah atau peneduh.

“Karena terkecuali lingkungan kita banyak pohon atau tanaman bunga, maka kita berperan juga di dalam meyakinkan proses ekologi dan siklus jasa ekosistem selalu terjaga, tentunya kita juga yang mendapat keuntungan,” kata Mega.

Umumnya, cuaca ekstrem dengan suhu yang tinggi mampu menahan pertumbuhan flora.

Namun, sebagian type tumbuhan mampu beradaptasi dengan suhu tinggi gara-gara mampu mengurangi penguapan berlebihan, layaknya tanaman hias dan tanaman obat.

Tanaman-tanaman tersebut, lanjutnya, juga mampu menunjang menanggulangi dampak cuaca ekstrem layaknya polusi udara dan rendahnya kelembaban udara yang mampu menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).