Pengaruh Hiburan Dunia Malam Kepada Remaja

dampak yang ditimbulkan dunia malam ke kalangan remaja

Semakin hari jadi banyak tempat hiburan malam yang menampakan dirinya secara terang-terangan. Sosial sarana adalah keliru satu tempat untuk mereka berpromosi. Tak cuma sosial sarana saja, mereka telah secara gamblang menampakan diri mereka.

Banyak para mahasiswa hingga remaja yang mampir untuk menikmati dan merasakan atmosfer dunia malam. Sangat disayangkan seumpama hiburan malam menjadi keliru satu aspek perusak generasi penerus bangsa. Banyak oknum yang dengan sengaja merusak para anak muda dengan alkohol bahkan hingga obat-obatan terlarang.

Solo adalah keliru satu kota pelajar yang miliki memadai banyak hiburan malam di kota ini. Banyak tempat hiburan malam yang memberikan kemudahan untuk para remaja mengaksesnya. Bahkan aktiviti hiburan remaja mereka tidak memberikan batasan umur untuk mampir dan merasakan dunia malam sehingga para anak muda yang tetap dibawah umur masuk kedalam tempat ini. Ini disebabkan sebab kurangnya pengawasan dari pemerintah dan dari orang tua.

Dunia malam telah menjadi tempat favorite banyak orang. Bahkan dunia malam seperti diskotik menjadi keliru satu tempat favorite bagi anak muda. Ini disebabkan sebab alkulturasi dari budaya barat. Fenomena ini membuat banyak sekali efek jelek bagi generasi penerus bangsa.

Semakin hari, jadi hilang budaya yang dimiliki bumi pertiwi ini dan digantikan budaya dari luar. Apakah ini menjadi efek jelek bagi Indonesia?. Tentu saja, budaya negative dari barat mampu menghilangkan budaya asli Indonesia.

Baca Juga : Panggung Hiburan Rakyat Kembali Digelar

Menurut Jumibile (2012) dunia malam miliki bermacam efek negative bagi generasi penerus bangsa, antara lain yaitu :

1. Membuat style hidup para generasi bangsa menjadi lebih konsumtif
2. Menjerumuskan untuk berbuat dosa
3. Dapat merusak jaman depan
4. Menghilangkan norma-norma masyarakat

Namun dunia malam tidak cuma saja berikan efek negative tetapi terhitung efek positif, antara lain :

1. Dapat menjadi referensi pengamatan sosial
2. Memperluas jaringan dan koneksi teman
3. Sebagai penghasilan

Pemerintah mampu menghimpit risiko ini dengan cara memperketat izin untuk diskotik,bar,karaoke, dan tetap banyak lainnya. Dengan cara ini diharapkan efek jelek dunia malam mampu ditekan lagi.

Apalagi untuk para anak muda yang dibawah umur dan sudah pasti tetap belum dewasa tidak diperbolehkan memasuki tempat ini. Karena hiburan remaja dikhawatirkan mereka yang belum mampu memilah mana yang baik dan jelek terjerumus didalam gelapnya dunia malam.

Oleh sebab itu, perlu bagi para orang tua memberikan edukasi mengenai bahaya dunia malam. Sehingga para generasi penerus mampu hindari efek dari dunia malam. Lebih baik jika orang tua mampu edukatif anak dengan memberikan semisal faktual apa yang terjadi jika mereka masuk ke didalam gelapnya dunia malam

Pada jaman kala ini jadi hari maka bakal jadi banyak tempat hiburan malam yang sering kita ketahui. Seperti night club, maupun bar yang bahkan menampakkan diri secara terang-terangan. Dunia malam kala ini bahkan benar-benar menjadikan formalitas yang mengasyikkan bagi para remaja.

Dunia ini memuat mengenai minum minuman beralkohol, obat obatan terlarang, diskotik atau klub malam dan rokok. Bahkan dunia malam ini berkenaan erat dengan seks bebas. Banyak para anak muda yang mampir untuk menikmati dan merasakan atmosfer dunia malam.

Globalisasi dan pertumbuhan teknologi membuat industri wisata dan hiburan malam berkembang pesat. Bagi orang yang telah mengenal westernisasi hal selanjutnya bukanlah hal yang tabu bagi beberapa orang. Orang orang ini adalah disebut sebagai penikmat dunia malam.

Dunia malam terhitung telah menjadi tempat favorit banyak orang. Ini terhitung disebabkan sebab ada akulturasi budaya barat. Fenomena ini terhitung benar-benar pengaruhi anak muda yang telah atau bahkan bakal masuk ke didalam dunia malam itu sendiri.

Menurut Profesor Cotlin, dari Amerika Serikat, yang telah lama mempelajari kehidupan sosial manusia, menjelaskan bahwa style hidup malam adalah suatu hal yang dibentuk menurut minat dan bakat. Jadi mampu diartikan seorang penikmat dunia malam, bahagia mengfungsikan uang, kala dan minatnya untuk menghabiskan pola yang dihadirkan oleh club yang ada.

Banyaknya anak muda yang terpengaruh untuk masuk didalam dunia malam membuat beberapa masyarakat berpikir negatif mengenai para anak muda tersebut. Padahal yang kudu kita tau masuknya anak muda pada dunia malam tak cuma di pengaruhi oleh aspek eksternal tetapi terhitung aspek internal.

Faktor internal

Untuk kala ini aspek yang benar-benar pengaruhi didalam dunia malam. Ada beberapa keliru satu contohnya semisal aspek internal. Yang pengaruhi aspek internal adalah keluarga, semisal broken home anak yang broken home yang telah diketahui bahwasannya anak yang menghadapi broken home biasanya keliru pergaulan walaupun tak semuanya.
Faktor internal sendiri adalah aspek yang di mana anak kekurangan kasih sayang orang tua. Tak cuma itu tetapi tak sekedar kekurangan kasih sayang berlebihan kasih sayang terhitung membuat anak menjadi manja dan mungkin terhitung keliru pergaulan.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal sendiri adalah aspek yang berasal dari luar atau yang kita tau adalah aspek lingkungan masyarakat tempat tinggal atau aspek pergaulan yang keliru di mana anak menjadi liar bahkan tak memperdulikan orang lain.

Dunia malam senantiasa berkenaan mengenai anak muda yang telah keliru pergaulan. itu artinya dengan kata lain dunia malam terhitung mampu berwujud conform atau nyaman bagi orang yang ada dan beraktivitas di dalamnya.

Kenyamanan ini yang membuat anak muda dambakan mampir kembali dan lagi, sebab seorang terasa nyaman, maka dia enggan untuk berubah ke hal lain. Hal itu sepadan dengan hiburan dan kepuasan yang diberikan oleh bar dan club tersebut.

Tetapi didalam hala ini dunia malam tidak cuma memberikan efek negatif tetapi terhitung efek positif bagi sang korban yaitu anak muda itu sendiri. Yang membuat anak muda terasa meraih kebahagiaan atau kesenangan yang sepanjang ini tidak dia dapatkan dari aspek internal yaitu keluarga.

Dampak Negative

Menurut Jumibile (2014) dunia malam miliki bermacam efek negative bagi generasi penerus bangsa, antara lain yaitu; membuat style hidup para generasi bangsa menjadi lebih konsumtif, menjerumuskan untuk berbuat dosa, mampu merusak jaman depan, menghilangkan norma norma masyarakat.

Dampak Positif

Namun dunia malam tidak cuma saja berikan efek negative tetapi terhitung efek positif, antara lain; mampu menjadi referensi pengamatan sosial, meraih dan memperluas jaringan pertemanan, meraih kesenangan dan juga kebahagiaan bagi anak yang kekurangan kasih sayang orang tua, mencari kebebasan, terbebas dari pembatasan aktivitas.

Padahal yang telah kita sadar kehidupan ini benar-benar seram sebab risiko yang dihadapinya besar seperti tersangkut narkoba, mabuk mabukan, dan terhitung mungkin terjadinya hamil di luar nikah. Kurangnya tingkat ketaqwaan pada tuhan terhitung menjadi pemicu utama para anak muda masuk ke didalam dunia tersebut.

Oleh sebab itu, perlu bagi orang tua untuk memberikan edukasi mengenai budaya dunia malam. Orang tua terhitung kudu untuk bekerja sama dengan erat membangun bahtera rumah tangga yang baik sehingga anak – anak dan keluarga mampu hidup baik dan jadi maju pola pikiran. Sehingga para generasi penerus bangsa yaitu anak muda itu sendiri mampu hindari efek dari dunia malam.

Pemerintah, sebagai pemegang peran yang benar-benar benar-benar perlu terhitung untuk mempunyai semua bangsa Indonesia menjadi manusia yang lebih baik seharusnya menyikapi hal selanjutnya dengan benar persoalan ini. Agar negara ini terhitung ke depannya bakal maju dan mampu mengembangkan potensi – potensi yang ada pada negara ini sendiri.