Negara yang Dilanda Suhu Panas Ekstrem, Capai 51,2 Derajat Celcius

daftar negara terkena gelombang panas

Daftar Negara yang Dilanda Suhu Panas Ekstrem, Capai 51,2 Derajat Celcius

Warga terjadi di sedang cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin, 24 April 2023. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan dinamika atmosfer yang tidak biasa jadi keliru satu penyebab Indonesia mengalami suhu panas didalam beberapa hari terakhir. ANTARA/Fauzan

Suhu panas ekstrem melanda sejumlah negara di Asia terhadap 2023, keliru satunya di India. Bahkan gelombang panas yang menimpa negara di kawasan Asia Selatan selanjutnya dikabarkan merenggut 13 korban jiwa. Di Indonesia sendiri, masyarakat termasuk mengeluhkan cuaca dan suhu hawa yang dirasakan semakin menyebabkan tubuh jadi gerah.

Berdasarkan siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu panas terhadap April 2023 secara klimatologis disebabkan oleh gerak semu matahari.

Namun lonjakan panas di lokasi sub-kontinen Asia Selatan, Indocina, dan Asia Timur belakang paling signifikan. Para ahli menyimpulkan bahwa pemanasan world (global warming) dan pergantian iklim (climate change) jadi kontributor terbesar.

Daftar Negara yang Dilanda Suhu Panas Ekstrem

Semenjak awal April 2023, hampir beberapa negara Asia Selatan terdampak gelombang panas (heatwave). Lembaga-lembaga meteorologi di negara-negara Asia Selatan melaporkan kejadian peningkatan suhu di atas 40oC yang terjadi sepanjang beberapa hari. Data selanjutnya mencatatkan rekor-rekor baru suhu maksimum di wilayahnya.
Adapun deretan negara yang dilanda suhu panas ekstrem paling tinggi terhadap April 2023 adalah sebagai berikut.

1. Kumarkhali, Kusthia, Bangladesh: 51,2 derajat Celcius terhadap Senin (17/04/2023).
2. Chauk, Myanmar: 45,5 derajat Celcius terhadap Kamis (20/04/2023).
3. Chauk, Myanmar: 45,3 derajat Celcius terhadap Selasa (18/04/2023).
4. Bundi, India: 45,2 derajat Celcius terhadap Selasa (18/04/2023).
5. Chauk, Myanmar: 45,0 derajat Celcius terhadap Rabu (19/04/2023).

Baca Juga  : Gelombang Panas Melanda India

6. Nyaung-U, Myanmar: 45,0 derajat Celcius terhadap Rabu (19/04/2023).
7. Chauk, Myanmar: 44,8 derajat Celcius terhadap Jumat (14/04/2023).
8. Prayagraj/Ghoorpur, India: 44,6 derajat Celcius terhadap Selasa (18/04/2023).
9. Prayagraj/Ghoorpur, India: 44,6 derajat Celcius terhadap Senin (17/04/2023).
10. Tak, Thailand: 44,6 derajat Celcius terhadap Sabtu (15/04/2023).

Suhu Panas di Indonesia

Indonesia sendiri bukan termasuk didalam daftar negara yang dilanda suhu panas ekstrem akibat gelombang panas. Hal selanjutnya diungkapkan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati didalam info tertulis formal terhadap Selasa (25/04/2023).

“Fenomena hawa panas yang terjadi di Indonesia belakangan ini, bila ditinjau secara lebih mendalam secara karakteristik fenomena maupun indikator statistik pengamatan suhu, maka tidak termasuk ke didalam kategori gelombang panas”, kata Dwikorita.

Pada umumnya, gelombang panas terjadi lokasi yang berada di lintang menengah sampai lintang tinggi, di bumi anggota utara atau selatan, mempunyai atau berdekatan dengan daratan besar, maupun lokasi kontinental atau sub-kontinental. Sementara Indonesia terdapat di lokasi ekuator dan merupakan negara kepulauan.

Gelombang panas yang menyebabkan suhu panas ekstrem umumnya berkenaan dengan perkembangan pola cuaca proses tekanan atmosfer tinggi di tempat dengan luasan besar secara berkesinambungan didalam beberapa hari. Dalam proses yang terkait dengan gelombang Rossby di troposfer itu, dapat menghimpit hawa permukaan agar suhu meningkat.

Gelombang panas menurut indikator statistik suhu kejadian umumnya terjadi setidaknya lima hari berturut-turut. Selain itu, catatan suhu maksimum harian melebihi ambang batas statistik, bila lebih tinggi 5 derajat Celcius. Jika suhu maksimum tidak terjadi lama, maka tidak mampu diklasifikasikan sebagai gelombang panas.

Fenomena hawa atau suhu panas ekstrem di Indonesia disebut sebagai suatu siklus yang terjadi berulang terhadap periode serupa tiap tiap tahun. Secara indikator statistik, suhu maksimum berdasarkan pengamatan BMKG dilaporkan terjadi di Ciputat, yaitu 37,2 derajat Celcius terhadap Senin (17/04/2023). Namun, suhu selanjutnya telah turun dan masuk didalam kisaran normal.

Suhu kisaran normal klimatologi berada di angka 34 sampai 36 derajat Celcius. Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, suhu selanjutnya masih lebih rendah. Untuk kawasan Jakarta, suhu maksimum menggapai puncak terhadap April sampai Juni tiap tiap tahun