Mengetahui Urutan Permainan Lompat Tali Karet

permainan lompat tali karet

Permainan lompat tali karet adalah permainan yang dimainkan menggunakan tali karet sebagai alat permainannya. Jenis permainan ini cara bermain lompat tali termasuk ke dalam permainan tradisional yang menggunakan kemampuan dan kerja sama para pemainnya.

Tali karet yang digunakan dalam permainan lompat tali karet dianyam memanjang. Cara menganyamnya, yaitu menyambungkan aturan permainan lompat tali dua karet pertama bersama dua karet selanjutnya, supaya bentuknya memanjang 3 sampai 4 meter.

Salah Satu Permainan Tradisional

Sebagai permainan tradisional, permainan lompat tali karet tersebar di beberapa area di Indonesia bersama nama yang berbeda-beda. Nama sejarah permaianan lompat tali lain untuk permainan lompat tali karet adalah Yeye (Lampung), Tali Merdeka (Riau), Lompatan, dan sebagainya.

Permainan lompat tali karet tidak memerlukan area yang benar-benar luas, tetapi termasuk tidak dapat dimainkan di area yang kekurangan ruang. Oleh gara-gara itu, permainan ini benar-benar sesuai dimainkan di halaman yang membawa ruang cukup.

Baca Juga : 10 Karaoke di Medan yang Populer & Asyik

Dalam buku Teori Bermain dalam Pendidikan Jasmani yang diterbitkan oleh CV. Sarnu Untung, tetap belum diketahui pasti permainan lompat tali berasal dari sejarah permainan ini. Namun, dianggap bahwa permainan ini telah keluar di jaman penjajahan.

Pasalnya, gerakan tangan pada tahapan akhir ketinggian lompat tali dinamakan sebagai gerakan merdeka gara-gara menyerupai simbol kemerdekaan. Hal selanjutnya yang menguatkan bahwa permainan ini telah ada di jaman penjajahan bangsa Indonesia.
Urutan Permainan Lompat Tali Karet

Aturan Dalam Permainan Lompat Tali Karet

Sebelum melangsungkan permainan lompat tali karet, tiap-tiap orang mesti paham urutan yang ditetapkan dalam permainannya. Umumnya permainan ini membagi para pemain menjadi dua peran, yaitu pelompat dan pemegang tali.

Merangkum dalam buku Direktori Permainan Tradisional Kabupaten Banyuasin yang ditulis oleh Irwan P. Ratu Bangsawan, urutan permainan lompat tali karet adalah sebagai berikut.
Para pemain jalankan hompimpah untuk memilih dua orang pemain yang bertugas untuk memegang tali, yang disebut bersama pemegang tali.

Kedua orang pemegang tali mesti memilih siapa yang bakal mendapat giliran bermain, terkecuali ada pelompat yang gagal melewati lompatan tali. Setiap pemain yang merupakan pelompat tali mesti melompati tahapan ketinggian tali karet Ketinggian tali karet jadi berasal dari setinggi mata kaki, naik ke lutut, paha, sampai pinggang. Pada tahapan ini pelompat tidak boleh menyentuh tali karet ketika melompatinya

Tahapan ketinggian tali karet setelah itu adalah setinggi dada, dagu, telinga, ubun-ubun, sampai tangan yang diangkat ke atas bersama kaki berjinjit.

Bagian Yang Termudah Dan Ke Yang Tersulit

Pada bagian ketinggian tali tersebut, para pelompat tali diperbolehkan untuk menyentuh bagian tali ketika melompat, bersama syarat dapat melewatinya tanpa terjebak talinya.
Pelompat yang tidak sukses melompati tali karet mesti menghentikan permainannya dan bergantian posisi bersama pemegang tali.

Jika semua pelompat sukses melewati ketinggian tali sampai bagian terakhir, maka permainan bakal diawali berasal dari awal lagi. Permainan bakal berjalan seperti itu sampai para pemain memutuskan untuk mengakhiri permainannya.

Manfaat Bermain Lompat Tali Karet

Permainan Lompat Tali Karet: Melatih Ketangkasan dan Membuat Tubuh Anak Jadi Cekatan

Permainan lompat tali karet atau biasa disebut permainan karet saja merupakan salah satu permainan tradisional Betawi yang dimainkan oleh anak perempuan. Tapi kadangkala anak laki-laki pun ada beberapa yang turut bermain. Permainan lompat tali/karet ini manfaatkan tali yang terbuat dari sambungan karet gelang yang panjangnya lebih kurang 5 meter.

Kedua ujungnya masing-masing dipegang oleh dua orang, lantas diputar supaya turun naik ke atas dan ke bawah. Kemudian dua anak lain melompat-lompat mengikuti gerak tali itu bersama dengan hitungan dan style tertentu. Jika ia terjatuh, maka rekannya yang lain mendapat giliran untuk melompat.

Menurut beberapa sumber, permainan karet ini udah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada awalnya permainan ini cuma dimainkan oleh anak-anak Belanda terhadap jaman itu. Ada termasuk yang mengatakan bahwa asal permainan lompat tali karet ini berasal dari benua Eropa yang menyebar ke benua-benua lainnya termasuk di dalamnya benua Asia Tenggara tepatnya Indonesia.

Selain itu, ada termasuk sumber yang mengatakan permainan ini berasal dari Mesir, China, Australia dan lain sebagainya. Sehingga tidak ada kejelasan yang tentu berkenaan asal usul permainan yang satu ini.

Peraturan dan Cara Bermain

Permainan dimainkan oleh 3 orang atau lebih. Ada 2 orang sebagai pemegang tali dan yang lainnya bertugas melompati karet.Ketinggian karet dimulai dari mata kaki hingga raih kepala apalagi tangan yang diacungkan ke atas.

Ketinggian hingga anggota dada, mengharuskan peserta melompat tanpa berkenaan karet/tali.

Jika pemain berkenaan karet atau terperangkap karet maka pemain gugur dan bergantian bersama dengan si pemegang karet. Jika semua pemain udah sukses melewati tantangan lompatan bersama dengan ketinggian akhir, maka permainan bakal diulang dari awal, begitu seterusnya.

Manfaat Permainan

Ada pun manfaat dari permainan tradisional ini adalah untuk melatih otot kaki meningkatkan koordinasi tubuh, meningkatkan manfaat kognitif, meningkatkan kepadatan tulang

Aspek yang Dikembangkan

Dilihat dari aspek pertumbuhan anak yang memainkan permainan tali karet mampu melatih syaraf motorik. Lompat tali karet merupakan suatu kesibukan yang baik bagi tubuh.secara fisik anak jadi lebih terampil, sebab mampu belajar cara dan tehnik melompat yang didalam permainan ini sebetulnya membutuhkan keterampilan tersendiri. Lama kelamaan, andaikan kerap dilakukan, anak mampu tumbuh jadi cekatan, terampil dan dinamis. Otot-ototnya pun padat dan berisi, kuat serta terlatih. Lompat tali karet termasuk mampu menunjang kurangi perihal obesitas terhadap anak