BMKG Prediksi Hujan Siang hingga Menjelang Malam di Bandung pada 7-9 November

cuaca

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan berasal dari siang hingga menjelang malam di Bandung selama tiga hari pada 7-9 November 2023. Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu menjelaskan intensitas hujannya tergolong gampang hingga sedang. “Prakiraan untuk malam dan dini hari kebanyakan berawan hingga hujan ringan,” ujarnya, Selasa, 7 November 2023.

Adapun cuaca pada pagi hari hingga siang slot gacor  kebanyakan cerah hingga berawan bersama suhu di Bandung berkisar 20,8–30,8 derajat Celcius. Berdasarkan analisa BMKG, suhu maksimum di Bandung pada siang hari pukul 12.00 hingga 15.00 berkisar 30-32 derajat Celcius. “Karena posisi matahari di selatan katuliswa supaya paparan sinarnya optimal, juga di Bandung Raya,” kata Rahayu.

Faktor lain berasal dari suhu terpanas itu mengenai proses konveksi perkembangan awan hujan. Wilayah Bandung yang sedang jaman peralihan musim berasal dari kemarau ke penghujan atau pancaroba, ditandai oleh perkembangan awan rendah yang sanggup tumbuh jadi awan konvektif signifikan.

Baca juga:

Cuaca Jakarta Siang Hari Berawan, Malam Diprediksi Hujan Disertai Petir

Hujan Deras dalam Sepekan, Kabupaten Bogor Dilanda Sederet Bencana

Menurut Rahayu, terdapat lebih dari satu dampak lokal di wilayah Bandung Raya yang mendukung potensi hujan bersama intensitas gampang hingga lebat dan sanggup disertai petir dalam skala lokal dan juga berdurasi singkat. Faktor itu adalah suhu permukaan laut yang relatif hangat di kira-kira perairan Indonesia supaya menambah potensi suplai uap air ke wilayah Indonesia, juga wilayah perairan Jawa Barat  bagian utara dan selatan.

Udara diperkirakan relatif lembab 40–95 persen, dan kondisi atmosfer pada skala lokal berada pada kategori labil sedang hingga kuat di wilayah Jawa Barat, juga Bandung Raya

Adapun wilayah Bandung Raya diprediksi baru akan memasuki musim hujan pada dasarian ke dua hingga ketiga pada November 2023 hingga puncaknya pada Februari hingga Maret 2024.

Saat ini wilayah Bandung Raya didominasi oleh angin timuran, tapi angin baratan dilaporkan jadi nampak aktif memasuki wilayah Bandung Raya, khususnya di selagi siang, sore dan malam hari.

BMKG mengimbau warga dan lembaga mengenai untuk berhati-hati pada potensi dampak cuaca esktrem di jaman pancaroba. Khusus di tempat bertopografi curam atau bergunung dan rawan longsor diminta berhati-hati selagi hujan bersama intensitas gampang hingga sedang yang berlangsung selama lebih dari satu hari berturut-turut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG menjelaskan sejumlah wilayah berpotensi alami hujan lebat, kilat, petir, serta angin kencang pada 8-9 November 2023.

Dilansir berasal dari laman resmi BMKG (7/11/2023), cuaca ekstrem selanjutnya dipicu bibit siklon tropis 94W yang terpantau di Samudera Pasifik Utara dan Maluku Utara.

Selain itu, sirkulasi siklonik yang terdeteksi berada di Laut Natuna dan Papua anggota Tengah.

Sirkulasi siklonik adalah pusaran angin yang membawa uap air untuk dibentuk jadi awan.

Daerah perlambatan kecepatan angin

Kondisi selanjutnya sesudah itu membentuk tempat perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang berasal dari Filipina-Laut Halmahera, berasal dari Riau-Laut Natuna, di Laut Cina Selatan, dan berasal dari Papua Barat-Pesisir Utara Papua.

Selain itu, terdapat pula tempat konvergensi lainnya yang terpantau memanjang berasal dari Selat Malaka-Selat Karimata, berasal dari Jawa Timur-Jawa Barat, di Laut Sawu, berasal dari Kalimantan Tengah-Kalimantan Utara, berasal dari Sulawesi Tenggara-Sulawesi Utara, dan di Laut Arafuru.

Sedangkan tempat pertemuan angin (konfluensi) terpantau berada di Laut Andaman, di Laut Sulawesi, dan di Samudera Pasifik Utara, Maluku Utara-utara Papua.

BMKG menyebut, kondisi selanjutnya sanggup menambah potensi perkembangan awan hujan di kira-kira sirkulasi siklonik, dan di selama tempat konvergensi atau konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat, angin kencang, dan petir

8 November 2023

1. Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang sanggup disertai kilat, petir, dan angin kencang:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Bengkulu
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kep. Bangka Belitung
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Maluku Utara
  • Papua Barat
  • Papua.

2. Wilayah yang berpotensi hujan yang sanggup disertai kilat, petir, dan angin kencang:

  • Kepulauan Riau
  • Banten
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Maluku.

9 November 2023

1. Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang sanggup disertai kilat, petir, dan angin kencang:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Sumatera Selatan
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Tengah
  • Papua Barat
  • Papua.

2. Wilayah yang berpotensi hujan yang sanggup disertai kilat, petir, dan angin kencang:

  • Bengkulu
  • Jambi
  • Banten
  • Jawa Barat
  • DKI Jakarta
  • Nusa Tenggara Barat
  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat.

Puncak musim hujan di Indonesia

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, lebih dari satu besar wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim hujan pada awal th. 2024.

“Puncak musim hujan 2023/2024 diprakirakan berpotensi berlangsung di bulan Januari dan Februari 2024. Dari periode selagi 2 bulan ini tergambar puncaknya tersebar di 2 bulan di atas,” ujarnya kepada Selasa (7/11/2023).

Ia melanjutkan, selagi ini lebih dari satu wilayah Indonesia udah memasuki jaman pancaroba atau peralihan berasal dari musim kemarau menuju musim hujan

Namun demikian, tingginya keragaman iklim di Indonesia sebabkan awal musim hujan tidak berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.