7 Artis Indonesia Go Internasional dari Aktor sampai Musisi

aktor indonesia yang go internasional

7 Artis Indonesia Go Internasional dari Aktor sampai Musisi

Sejumlah artis asal Indonesia udah membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. Mulai dari aktor sampai musisi, karya dan prestasi mereka udah dianggap kualitasnya mampu beradu bersama dengan sesama artis yang tersedia di dunia.

Contohnya layaknya Anggun C Sasmi, musisi perempuan pertama yang sukses go internasional pada th. 1997 bersama dengan modal menjajakan studio rekamannya.

Lalu juga tersedia Agnez Mo, ia baru saja sukses menembus panggung internasional pada th. 2017 bersama dengan album bertajuk ‘X’ yang masuk chart musik billboard 100.

Para artis selanjutnya sudah pasti tidak bersama dengan instan menggapai keberhasilan di kancah internasional tersebut. Mereka bekerja keras dan berkelanjutan bersama dengan apa yang mereka melaksanakan sampai mampu menjadi layaknya ini.

Nah, inilah deretan artis Indonesia yang sukses berkarya sampai mampu go internasional.

1. Iko Uwais

Uwais Qorny atau yang biasa orang kenal bersama dengan nama panggung Iko Uwais, udah mengawali karir sebagai atlet bela diri Pencak Silat sejak masih kecil.

Semasa kecil sampai dewasa, ia dibesarkan didalam keluarga bela diri. Di Tahun 2005, Iko pernah menjadi Pesilat paling baik di kategori demonstrasi pada Kejuaraan Silat Nasional.

Di dunia seni peran, Iko Uwais menjajal skil akting di film pertamanya yakni ‘Merantau’. Iko memerankan tokoh Yuda, seorang pemuda minang dari Sumatera Barat, yang mengharuskan dirinya untuk merantau ke negeri orang.

Di perantauan, ia menjadi korban perdagangan manusia oleh sebuah organisasi ilegal. Pada akhirnya, Yuda (Iko Uwais) harus melarikan diri dari sindikat selanjutnya lewat sejumlah pertarungan yang mendebarkan sampai mengancam nyawanya.

Selanjutnya, film ‘The Raid’ menjadi titik puncak keberhasilan bagi Iko Uwais sebagai aktor. Film ini mendapat banyak prestasi, layaknya ditayangkan pada Festival film Internasional ‘South by Southwest Film’ (Austin, Amerika Serikat), Festival Film Busan (Korea Selatan) dan sebagian festival film lainnya di Eropa.

Sutradara film ‘Merantau’, ‘The Raid’ dan ‘The Raid Brandals’, Gareth Evans adalah orang yang pertama kali mendapatkan bakat berakting pria kelahiran 12 Februari 1983 tersebut.

Berikut daftar film Hollywood yang diperankan oleh Iko Uwais:

Man of Tai Chi (2013) – berperan sebagai Gilang Sanjaya

Star Wars: The Force Awakens (2015) – berperan sebagai Razoo Qin Fee

Beyond Skyline (2017) – berperan sebagai Sua

Mile 22 (2018) – berperan sebagai Li Noor

Triple Threat (2019) – berperan sebagai Jaka

Stuber (2019) – berperan sebagai Oka Teijo

Snake Eyes G.I. Jo Origins (2021) – berperan sebagai Hard Master

2. Yayan Ruhian

Aktor laga asal Jawa Barat bernama Yayan Ruhian ini mengawali karir sebagai instruktur bela diri profesional di salah satu perguruan silat di Indonesia dan menjadi pelatih bagi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Sama layaknya Iko, Yayan pertama kali berakting di film ‘Merantau’ pada th. 2009. Sebenarnya, di film ‘Merantau’, aktor berambut panjang selanjutnya mulanya dijadikan sebagai seorang koreografer untuk adegan berkelahi, namun sehabis berjalannya proses memproses film, sang sutradara Gareth Evans akhirnya menunjuk Yayan untuk memerankan salah satu tokoh di film selanjutnya karena keahlian dan karisma yang dimiliki Yayan.

Di th. 2012, pria kelahiran Tasikmalaya 19 Oktober 1968 itu bertemu lagi bersama dengan Iko Uwais didalam film ‘The Raid’. Yayan berperan menjadi tokoh antagonis yakni sebagai Mad Dog, seorang bagian sekaligus algojo dari sebuah sindikat gembong narkoba kelas kakap.

Mad Dog mempunyai keahlian bertarung yang terlalu brutal, ia akan menghabisi barang siapa yang membatasi usaha kotornya tersebut.

Berkat aktingnya sebagai Mad Dog, Yayan menjadi populer oleh banyak orang sampai ia di tawarkan untuk bermain di sejumlah film-film internasional layaknya ‘Yakuza Apocalypse: The Great War of Underworld’ sebagai Kyoken.

Di th. 2015, Yayan bermain di film ‘Star Wars: The Force Awakens’ sebagai Tasu Leech, lalu di film ‘Beyond Skyline’ bersama dengan Iko Uwais, Yayan berperan sebagai The Chief.

Dan yang paling beroleh apresiasi sehabis ia berperan sebagai Shinobi di film ‘John Wick: Chapter 3 Parabellum’. Yang terbaru, pada th. 2020 lalu, aktor laga ini bermain di film ‘Skylines’ sebagai Huana.

3. Joe Taslim

Sama layaknya Iko dan Yayan, Joe Taslim mengawali karir sebagai atlet bela diri Judo. Sebagai atlet judo profesional, Joe taslim artis indonesia udah memenangkan sejumlah medali di tingkat nasional maupun Internasional.

Seperti medali emas di kejuaran nasional, kejuaraan Judo Asia Tenggara pada th. 1999 dan medali perak di Sea Games 2007.

Setelah menentukan berhenti dari atlet bela diri, Joe Taslim terasa aktif sebagai jenis di bermacam majalah dan iklan televisi.

Lalu, sehabis mengikuti sebagian kali casting film, Joe beroleh film pertamanya yakni ‘Karma’ di th. 2008.

Namun, lagi-lagi film ‘The Raid’ yang membawa nama Joe Taslim tambah populer sebagai aktor film laga dan tembus di kancah Internasional.

Bahkan dua th. setelahnya, ia segera bermain di film Box Office franchise Fast and Furious. Aktor yang jauh dari gosip dan kontroversi ini aktor hollywood indonesia memerankan tokoh antagonis bernama Jah, untuk melawan Dominic Toretto cs di film ‘Fast and Furious 6’ pada th. 2013.

Tak cuma berhenti di situ, Joe Taslim konsisten beroleh tawaran dan berlaga di sejumlah film-film luar negeri, layaknya film ‘Star Trek Beyond’ aktor indonesia termahal sebagai Manas, ‘The Swordsman’ film asal Korea Selatan, aktor film action indonesia memerankan sebagai Gurutai dan yang terbaru, pria kelahiran Palembang ini mendapat peran sebagai Sub Zero di film laga fantasi ‘Mortal Kombat’ di th. 2021.

4. Cinta Laura

Artis berdarah Jerman – Indonesia ini mempunyai talenta didalam dunia akting dan juga bernyanyi. Di dunia tarik suara, Cinta Laura udah mengeluarkan dua Album yakni ‘Cinta Laura’ dan ‘Hollywood Dreams’, sampai yang terbaru, ia merilis sebuah single berjudul ‘Markisa’.

Di seni peran, Cinta Laura tidak segera terjun ke dunia film, melainkan di dunia sinetron khususnya dahulu.

Judul striping sinetron pertamanya ‘Cinderela’, berkat debutnya di sinetron tersebut, ia beroleh sejumlah tawaran film.

Baca Juga : 5 Artis Indonesia Ini Ternyata Anak Artis Lawas

Setelah sukses di dunia Sinetron, ‘Oh Baby’ menjadi judul film pertama aktris lulusan Psikologi, Universitas Columbia tersebut.

Film luar negeri pertama yang diperankan oleh Cinta adalah ‘After The Dark’ sebagai Utami, lalu menjadi cameo di film ‘Fantastic Beasts and Where to Find Them’, ‘The Ninth Passenger’ sebagai Nicole, ‘The Nanny is Watching (Surveillance)’ sebagai Rachel dan pada th. 2020, Cinta memerankan Camilla Landry di film bergenre horor yakni ‘TAR’.

5. NIKI

Musisi kelahiran Jakarta 24 Januari 1999 ini pada th. 2014 merilis lagu pertamanya ‘Awali Hari Dengan Cinta’.

Ia pernah menjadi penyanyi pembuka untuk konser penyanyi indonesia go internasional Taylor Swift di Jakarta. pada sementara merilis lagu pada th. 2016 – 2017 bersama dengan judul ‘Polaroid Boy’ dan ‘Anaheim’ secara independen, Niki beroleh beasiswa untuk meneruskan pendidikannya di Universitas Lipscomb, Nashville, Amerika Serikat jurusan Seni Musik.

88Rising menjadi label rekaman karya-karya sekaligus manajemen dari penyanyi yang bernama asli Nicole Zefanya sepanjang di Amerika Serikat.

Dengan label tersebut, Niki sukses merilis dua single ‘See U Never’ dan ‘I Like U’. pada th. 2018 menjadi titik keberhasilan untuk musisi muda selanjutnya sehabis merilis album EP berisi delapan lagu yang terinspirasi kisah asmara kawula muda.

Satu th. kemudian, penyanyi berzodiak Aquarius ini lagi merilis Album EP ‘Wanna Take This Downtown’ yang berisi empat lagu bersama dengan ‘Lowkey’ sebagai hitsnya. Lalu pada th. 2020, NIKI merilis album penuh berisikan 10 lagu bersama dengan judul ‘Moonchild’.

Dalam karir bernyanyinya, Niki memilih genre RnB, karena mengikuti sang idola Destiny’s Child dan Ariana Grande. Selain itu, ternyata ia berkenalan baik bersama dengan Lisa Blackpink.

6. Rich Brian

Berkat popularitasnya di YouTube, nama Rich Brian segera meledak dan viral sehabis lewat lagunya yang berjudul ‘Dat $tick’ yang dirilis pada bulan Maret 2016 sehabis banyak diperbincangkan oleh warganet.

Pria bernama asli Brian Imanuel Soewarno ini mulanya cuma bermodalkan smartphone untuk memicu video klip ‘Dat $tick’ yang kini udah menggapai 187 juta penonton.

Dengan bakat menyanyi Rap yang terlalu baik, akhirnya label 88Rising menggaet Rich Brian yang di dalamnya terkandung sejumlah musisi populer layaknya Joji.

Album pertama Rich Brian yakni ‘Amen’ yang dirilis pada 2 Februari 2018, cukup mendapat perhatian karena pihak label terlalu betul-betul untuk mempromosikannya sampai tersedia di billboard atau LED board Times Square New York.

Prestasi yang ditoreh oleh musisi muda ini terlalu membanggakan karena udah mengharumkan tanah air tercinta. Sampai-sampai Rich Brian diundang ke Istana oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Lalu pada th. 2019, penyanyi rap ini mengeluarkan album keduanya berjudul ‘The Sailor’ dan setahun lantas merilis album EP yang berisi tujuh lagu berjudul ‘199’”.

Di th. 2021, lagu Rich Brian berjudul ‘Edamame’ tengah hangat diperbincangkan dan selamanya menjadi backsound bagi para pengguna aplikasi TikTok.

7. Weird Genius

Grup Musik EDM dan Synthpop ini terasa menjadi perhitungan oleh penikmat musik dunia. Grup EDM yang terbentuk pada 2016 ini beranggotakan Reza Oktovian, Eka Gustiwana dan Gerald Liu.

Tidak harus sementara lama bagi Weird Genius untuk mendapat perhatian dari pecinta musik Indonesia.

Setelah th. pertama mereka merilis ‘WKWK Land’ bersama dengan Influencer Chandra Liow, di th. 2020 menjadi titik puncak keberhasilan bagi Reza cs sehabis mengeluarkan single ‘Lathi’ bersama dengan Sarah Fajira menjadi pengisi vokal di lagu tersebut.

Di th. yang sama, Weird Genius kolaborasi bersama dengan musisi dunia Yellow Claw bersama dengan merilis lagu berjudul ‘Hush’.

Dan kini, Weird Genius resmi bergabung bersama dengan label musik Astralwerks yang masih di bawah naungan Universal Music Group.

Banyak musisi top dunia yang bekerjasama bersama dengan perusahaan label rekaman selanjutnya layaknya David Guetta, Sia, Marshmellow, Halsey, Alesso, Swedish House Mafia dan banyak lagi.